Minggu, 22 Juni 2014

ilmu budaya dasar



PENGERTIAN IBD
Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat membcrikan pengetahuan dasar dan pengcrtian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah dan kebudayaan.
Istilah IBD dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities’. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa Latin Humanus yang bisa diartikan manusiawi, berbudaya dan halus (fefined). Dengan mempelajari The Humanities diandaikan seseorang ‘akan bisa mcnjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Secara demikian bisa dikatakan bahwa The Humanities berkaitan dengan masalah nilai-nilai, yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar. manusia bisa menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu The Humanities di samping tidak mehinggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri. Kendatipun demikian, Ilmu Budaya Dasar (atau Basic Humanities) sebagai satu matakuliah tidaklah identik dengan The Humanities (yang disalin ke dalam bahasa Indonesia menjadi: Pengetahuan Budaya).
Pengetahuan Budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pe­ngetahuan yang mencakup keahlian cabang ilmu (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian ini pun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai bidang kahlian lain, seperti seni sastra, seni tari, seni musik, seni rupa dan lain-lain. Sedang Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) sebagaimana dikemukakan di atas, adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Masalah-masalah ini dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), baik secara gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya ataupun dengan menggunakan masing-masing keahlian di dalam pengetahuan budaya (The Humanities). Dengan poerkataan lain, Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasa! dari ber­bagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Dengan perkataan lain dapatlah dikatakan bahwa setelah mendapat matakuliah IBD ini, mahasiswa diharapkan memperlihatkan:
a. Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi di sekitarnya dan diluar lingkungannya, menelaah apa yang dikcrjakan sendiri dan mengapa.
b.  Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sehari-hari.
c.  Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasakannya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan scbaliknya mcnolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.
Sumber: http://anwarabdi.wordpress.com/2013/04/07/ilmu-budaya-dasar-pengertian-ilmu-budaya-dasar/

Jumat, 25 Januari 2013

Pembuatan model data & desain database


Proses Desain Database

Dalam perancangan/mendesain sebuah database agar menjadi database yang handal dan tangguh, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Langkah-langkah tersebut diantaranya :

A. Analisis Persyaratan

Langkah pertama dalam mendesain sebuah aplikasi database adalah memahami dan mengetahui data yang harus disimpan dalam database, aplikasi apa yang harus dibangun diatasnya, dan jenis operasi apa yang lebih banyak digunakan dan subyek untuk melakukan persyaratan yang ada, atau dengan kata lain, kita harus tau apa yang diinginkan pengguna database tersebut.

B.  Desain Database Konseptual

Informasi dikumpulkan pada saat analisis persyaratan digunakan untuk mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi yang harus disimpan dalam database bersama batasan yang telah diketahui untuk menetapkan penyimanan data tersebut.. Dalam langkah inilah entitas, atribut dan batasanya yang terlibat dalam desain aplikasi database ditentukan. Langkah ini sering dilakukan dengan model ER Diagram.     

C.  Desain Database Logika

Dalam langkah ini adalah menentukan/memilih DBMS yang akan digunakan untuk mengimplementasikan desain database dan mengubah konsep desain database menjadi sebuah skema database dalam model data dari DBMS terpilih. Dalam langkah ini merupakan proses perubahan dari skema ER Diagram menjadi skema Database Relasional (RDBMS)

D.  Perbaikan Skema

Menganalisis sekumpulan relasi dalam skema database relasional (RDBMS) untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan memperbaikinya

E. Desain Database Fisik

Pada langkah ini dilakukan pertimbangan-pertimbangan beban kerja umum yang diharapkan dapat didukung oleh database yang kita gunakan dan memperbaiki desain database di masa mendatang untuk memastikan terpenuhinya kriteria performa yang diinginkan. Langkah ini mencakup pembuatan indeks pada beberapa tabel dan mengelompokan beberapa tabel atau bahkan melibatkan desain ulang substansial terhadap beberapa bagian skema database yang didapat dari langkah pertama desai database.

F.  Desain Aplikasi dan Keamanan

Setiap proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS harus mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada di  luar database itu sendiri. Dalam hal ini kita harus mengidentifikasi entitas (ex; pengguna, grup-grup pengguna dan bagian-bagian lain) dan proses-proses yang terlibat dalam aplikasi. Kita harus menggambarkan peran setiap entitas dalam setiap proses yang akan direfleksikan pada beberapa tugas aplikasi, sebagai bagian dari aliran kerja lengkap untuk tugas tersebut.
Selanjutnya adalah fase implementasi, kita harus mengkodekan tiap tugas ke dalam sebuah bahasa aplikasi (ex: java), menggunakan DBMS untuk mengakses data

Ruang lingkup database

Arsitektur Database

Arsitektur Database bertujuan untuk membedakan cara pandang pengguna terhadap basis data dan cara pembuatan basisdata secara fisik.

1. Tingkatan Eksternal
yaitu cara pandang pengguna tehadap basisdata , cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitas, atribute, relation ship. Masing- masing pengguna mempresentasikan dalam bentuk yng sudah dikenalnya.

2. Tingkatan Konseptual
kumpulan cara pandang terhadap basis data. Pada tingkat ini menggambarkan data yang tersimpan dalam basisdata dan hubungan antar datanya. Hal-hal yang digambarkan dalam tingkat konseptual adalah :
Semua entitas beserta atributnya dan hubungan Batasan Data Informasi smantik tentang data Keamanan dan integritas informasi
3. Tingkatan Internal
merupakan perwujudan basisdata dalam komputer. Pada tingkat ini menggambarkan bagaimana basisdata disimpan secara fisik didalam peralatan storage yang berkaitan erat dengan tempat penyimpanan fisik.
Tingkat internal memperhatikan hal-hal berikut ini
-          Alokasi ruang penyimpanan data dan indeks
-          Deskripsi record untuk penyimpanan
-          Penempatan record
-          Pemadatan data/ pemampatan data dan tekhnik enkripsi

Diagram hubungan entitas  (ERD)

Diagram Hubungan Entitas (ERD) Adalah suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship yang digambarkan dalam sebuah diagram. Entitas adalah suatu objek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam database. Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. Berikut merupakan contoh dari ERD :





Model Data REA (Resource, Event, Agent)

Model Data REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk melengkapi struktur dalam perancangan database SIA.
Model Data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu :
1. Sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource) contoh : kas dan persediaan, 
    perlengkapan, gudang pabrik dsb
2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event) Contoh : sales events, taking customer
    orders
3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent) Contoh : pegawai (staf penjualan dan kasir), 
    pelanggan






sumber :
http://jejakseorangperantau.blogspot.com/2012/10/proses-desain-database.html
http://ivangumilang.blogspot.com/2011/11/model-data-rea-resource-event-agent.html
http://jejakseorangperantau.blogspot.com/2012/10/proses-desain-database.html
http://afrian-prabowo.blogspot.com/2013/01/pembuatan-model-data-desain-database.html
http://jenguii.blogspot.com/2012/11/pembuatan-model-data-dan-desain-database.html

Kamis, 24 Januari 2013

Aplikasi Siklus Pendapatan dan Pengluaran



Aktivitas bisnis dalam aplikasi siklus pendapatan dan pengluaran

Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut. Terdapat empat aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan :

1. Entri Pesanan Penjualan :

• Mengambil pesanan dari pelanggan.
• Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan.
• Memeriksa ketersediaan persediaan.

2. Pengiriman

Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan dan mengirimkan barang dagangan yang diinginkan tersebut, proses ini terdiri dari dua tahap :
• Mengambil dan mengepak pesanan.
• Mengirim pesanan tersebut.

3. Penagihan dan Piutang Usaha

Aktivitas dasar ketiga dalam siklus pendapatan, melibatkan :
• Penagihan ke para pelanggan.
• Memelihara data piutang usaha.

4. Penagihan Kas

• Menangani kiriman uang pelanggan.
• Menyimpannya ke bank.

Batasan Aplikasi siklus pendapatan & pengeluaran

Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan.
Karakteristik proses bisnis
Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
1.     Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang  jelas.
2.     Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
3.     Pelanggan Suatu proses bisnis harus mempunyai penerimaan hasil proses
4.     Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
5.    Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
6.    Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.

Prosedur dalam Apl. Siklus Pendapatan dan Pengeluaran

SIA harus menediakan informasi operasional yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi-fungsi berikut ini:

- Merespons pertanyaan pelanggan mengenai saldo akun dan status pesanan.
- Memutuskan apakah kredit pelanggan tertentu dapat ditambah atau tidak.
- Menentukan ketersediaan persediaan.
- Memutuskan jangka waktu kredit yang ditawarkan.
- Menentukan harga produk dan jasa.
- Menetapkan kebijakan mengenai retur penjualan dan garansi.
- Memilih metode untuk mengirim barang.
contoh informasi tambahan yang harus SIA sediakan :

- Waktu respons terhadap pertanyaan pelanggan.
- Waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi dan mengirim pesanan.
- Persentase penjualan yang membutuhkan pemesanan ulang.
- Kepuasan pelanggan.
- Analisis pangsa pasar dan tren penjualan.
- Analisis profitabilitas berdasarkan produk, pelanggan, dan area penjualan.

Diagram alir data (DFD) aplikasi siklus pendapatan dan pengluaran

a. Siklus Pendapatan
Diagram aliran data pada pemrosesan order penjualan




1. Order
2. Order Penjualan
3. Order Penj. di ACC
4. Order Pengiriman
5. Slip Pengepakan
6. Memo Penagihan
7. Nota Pengiriman
8 . Pengiriman
9 . Nota Pengiriman
10. Faktur
11. Memo Pemindahbuku
12. Voucher Jurnal
13. Pengendalian Total

KET.
PD = Piutang Dagang
BB = Buku Besar
PNGHN = Penagihan
OP = Order Penjualan
PGRMN = Pengiriman
CUSTM = Pelanggan

b. Siklus Pengeluaran
Diagram aliran pada sistem aplikasi pembelian

1. Permohonan
2. Pemberitahuan
3. Order Pembelian
4. Nota Pembelian
5. Nota Penerimaan
6. Pengiriman
7. Nota Penerimaan
8. Laporan Penerimaan
9. Pemberitahuan Penerimaan
10. Faktur
11. Faktur Disahkan
12. Paket Tanda Bukti
13. Pembayaran


Sumber :

http://gomgomrevolution.blogspot.com/2012/10/aplikasi-siklus-pendapatan-dan_19.html
http://wahyu-barubuat.blogspot.com/2012/11/aplikasi-aplikasi-siklus-pendapatan-dan.html
http://ichnurezha.wordpress.com/2012/11/16/aplikasi-aplikasi-siklus-pendapatan-pengeluaran-produksi-dan-keuangan/

Senin, 12 November 2012

3 sofware SIA perbedaan dan fungsinya


Myob
MYOB Accounting adalah sebuah software akuntansi yang diperuntukkan bagi usaha kecil menengah ( UKM ) yang dibuat secara terpadu (integrated software).
Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 15 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, labarugi dan sebagainya.

KELEBIHAN MYOB :
1. User friendly (mudah digunakan), bahkan oleh orang awam yang tidak mempunyai pengetahuan mendasar tentang akuntansi.
2. Tingkat keamanan yang cukup valid untuk setiap user.
3. Kemampuan eksplorasi semua laporan ke program Excel tanpa melalui proses ekspor/impor file yang merepotkan.
4. Kemampuan trash back semua laporan ke sumber dokumen dan sumber transaksi.
5. Dapat diaplikasikan untuk 105 jenis perusahaan yang telah direkomendasikan.
6. Menampilkan laporan keuangan komparasi (perbandingan) serta menampilkan analisis laporan dalam bentuk grafik.
7. Adanya fitur backup dan restore data serta compact database yang memungkinkan database terpelihara dengan baik.
8. Mempermudah Anda mengambil keputusan. Karena dapat menampilkan atau menyediakan laporan kepada pengguna kapanpun dibutuhkan. Sehingga jangan karena Laporan Anda Terlambat, Bisnis Anda Terhambat.
9. Fitur Customer Feedback, customer dapat mengajukan saran – saran yang kemudian akan direalisasikan pada software FINA versi lebih lanjut.
 10. Adanya penggunaan periode ketigabelas (tak selamanya angka 13 itu sial). Yang memungkinkan pengguna lebih valid dalam membuat laporan keuangan akhir tahun.

KELEMAHAN MYOB :
1. tidak ada file backup otomatis - harus dilakukan manual
2. Database MYOB merupakan database yang dikunci, pengguna tidak dapat melakukan modifikasi laporan, modifikasi field, sehingga customization apabila diperlukan relatif sulit.
3. MYOB merupakan software buatan luar negeri sehingga tidak ada fitur perpajakan didalamnya.
4. Tidak ada module fixed assets, sehingga apabila perusahaan memerlukan modul untuk mengelola assets yang dimiliki maka harus membeli add on lagi
5. Tidak ada module Intercompany Reporting, sehingga apabila perusahaan memerlukan modul untuk membuat laporan keuangan konsolidasi maka harus membeli add on lagi
6. Kelemahan Multi Warehouse yang mengakibatkan pengelolaan atas barang konsinyasi relatif sulit dikelola di dalam MYOB.
7. Tidak dapat digunakan untuk mengelola perusahaan dengan multi company, artinya laporan konsolidasi tidak dapat diharapkan dapat dibuat dengan menggunakan MYOB.
8. database MYOB merupakan file based sehingga kurang optimal jika digunakan untuk transaksi yang besar dan kompleks. Isu terbaru MYOB akan menggunakan server-based untuk databasenya sehingga optimalisasi pengolahan data lebih realistis.
9. penjualan item, harga peritem hanya bisa di bawah 1M, fungsi pelaporan tidak sebaik DacEasy. (perlu dicek kebenarannya).
10. Belum mendukung multi gudang.
11.Dibutuhkan kejelian tinggi untuk memposting akun agar tidak tertukar dengan akun lainnya
12.Format Neraca masih menggunakan standar Australia. Neraca yang ditampilkan adalah Aset – Kewajiban = Net Asset (Modal)
13. Belum mendukung multi currency (mata uang).

KEGUNAAN MYOB :
  • Alat bantu orang – orang untuk menyelesaikan pekerjaan akuntansi
  • Menghemat waktu dalam mengelola dan menjalankan pembukuan
  • Mengerti lebih dalam bisnis
  • membantu kita dalam proses penjualan dan pembelian, track piutang dagang (receivable), hutang dagang (payables) and pajak (GST), email your quotes dan invoice dan banyak lagi – semuanya hanya dengan meng-klik beberapa tombol saja.
  • Mengelola barang dagangan
  • Untuk memenuhi kebutuhan akuntansi perusahaan,dll

Compiere
Compiere adalah suatu software ERP yang tentunya bersifat  open source yang teraplikasi dengan CRM ( Customer Relationship Management). Software ini memberikan solusi bisnis untuk perusahaan kecil – menengah dalam pelayanan yang mencangkup semua, mulai dari parter bisnis, pelanggan, vendor dll. Tentunya software ini sangat membantu perusahaan dalam mengatur kegiatan mereka dalam masalah sistem perusahaan dengan dukungan sebuah software yang tidak mahal bahkan gratis.
Software ini adalah software multi flatform jadi bisa dijalankan di berbagai sistem operasi seperti windows dan linux. Software ini menggunakan bahasa pemrograman java dan menggunakan database oracle.

Kelebihan Compiere :


1.     Didukung dengan kemampuan multi currency, multi company dan multi language
2.    Sangat cocok bagi perusahaan-perusahaan berbentuk group of companies
3.    Implementasi Cepat, Dengan asumsi tanpa memerlukan proses pengambilan keputusan yang panjang, yang umumnya terjadi karena masalah perhitungan biaya dan investasi (serta kerugiannya apabila sistem ternyata gagal).
4.    Terintegras, artinya semua data (ERP, CRM dan Akunting) di picu dari transaksi yang sama.
5.    Aman dari Kegagalan
6.    Rich and Reach
Rich mengacu pada system Clien/Server interface yang memiliki semua fitur yang diperlukan. Reach mengacu kepada web interface dimana dapat diakses tanpa harus memerlukan program khusus dari sisi klien.
7.    Smart User Interface
8.    Global Market, cukup mudah membangun multi fungsi di Compiere dimana mengijinkan anda untuk berbuat di pasar global dengan bahasa yang berbeda, mata uang, dan metode akuntansi.
Kelemahan :
1.     Tidak diperuntukan untuk perorangan
2.    Compiere tidak sepenuhnya free karena dibagi menjadi 3 versi yaitu community edition, standard edition dan profesional edition.
3.    Untuk community edition (free) ada beberapa kekurangan :
1.     Tidak tersedia WebUI (demikian juga dengan standard edition)
2.    Tidak adanya PDF exporter (hanya ada versi demo)
3.    Selain database enterpriseDB hanya bisa pakai oracle XE (tidak bisa pakai oracle standard atau profesional)
k-system 


K-System adalah program terpadu operasional dan akuntansi yang di design khusus untuk kondisi Indonesia. Banyak perusahaan ingin melakukan komputerisasi karena dapat mempercepat operasional dan mempermudah kontrol. Data cukup diisi 1x dibagian operasional, faktur dicetak dari komputer dan proses pembukuan selanjutnya secara otomatis dikerjakan oleh komputer. Laporan yang dibutuhkanpun tersedia setiap saat.

KELEBIHANNYA :
K-System adalah program yang sudah baku, lengkap, teruji, integrated dan sepenuhnya ditulis dalam bahasa Indonesia dan banyak pendukungnya. K-System berjalan di Linux & Windows. Saat ini K-System sedang dikembangkan ke Web Based.

KEKURANGANNYA :
1. Untuk keamanan dan purna jual yang terjamin K-System tidak dijual tetapi hanya disewakan dan biaya sewa sudah termasuk penyesuaian program & laporan.
2. Bagi perusahaan kecil, K-System single user diberikan secara cuma2 dan dapat pakai sepenuhnya di perusahaan, dan bagi Perusahaan menengah dan besar K-System single user ini bisa sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan komputerisasi di Perusahaan.
3. Sayangnya komputerisasi bukanlan hal yang mudah. Tidak semua program sudah lengkap, integrated, teruji dan banyak pendukungnya. Source program juga tidak diserahkan sehingga program susah untuk disesuiakan sesuai dengan keinginan perusahaan.


Sumber :

Senin, 05 November 2012


pembuatan model data dan desain database

1. Pengertian Database
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut.


2. Proses Desain Database
           1. Analisis Persyaratan
             - Memahami dan mengetahui data yang harus disimpan dalam database, aplikasi        .              apa yang harus di bangun di atasmya.

         2. Desain Database Konseptual
           - informasi yang dikumpulkan pada tahap analisis persyaratan digunakan untuk    
             mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi
          - Tahap ini sering dilakukan dengan menggunakan metode E-R (Entity-relation  
             ship
          - Tujuannya adalah untuk menciptakan gambaran sederhana tentang data yang 
             mirip dengan pemikiran pengguna atau user.
.
        3. Desain Database Logika
         - Merubah skema E-R menjadi skema database relasional
         - Tujuannya adalah memperoleh skema konseptual pada model data relational yang
            sering dinamakan skema logika.

       4. Perbaikan Skema
         - Analisis sekumpulan relasi dalam skema database relasional untuk
           mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan memperbaikinya.

      5. Desain Database Fisik
        - Tahapan ini mencakup pembuatan indeks pada beberapa tabel, mengelompokan 
           beberapa tabel atau melibatkan desain ulang yang substansial terhadap beberapa 
           bagian skema database.
     6. Desain Aplikasi dan Keamanan
        - Semua proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS (DataBase 
          Manajemen Sistem) harus mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada diluar 
          database
       - Enkripsi
       - Digital Signature

3. Pengertian Entitas, Field, Record, ERD, Model data REA
        - Entitas adalah suatu objek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat 
          diwujudkan dalam database.
        - Field (Atribut) adalah karakteristik dari entitas tersebut.
        - Record adalah kumpulan isi elemen data (field/atribut) yang saling berhubungan.
        - Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang 
          digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik 
          sistem,dimana sistem sering kali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya 
          bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini 
          disebut Entitiy-Relationship diagram/ER diagram/ERD.
        - Model Data REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang 
          untuk melengkapi struktur dalam perancangan database SIA.
          Model Data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu :

         1. Sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource) contoh : kas 
             dan persediaan, perlengkapan ,dll.
         2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event) Contoh : sales 
             evenstaking customer orders
         3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent) Contoh : pegawai , 
             pelanggan
         4. Langkah membangun ERD & REA

ERD (Entity Relationship Diagram)

1. Menentukan Entity (Entitas)
    Disini kita dituntut untuk menentukan dengan cermat sebuah entity yang ada dalam    
    suatu proyek atau masalah. Entity berguna untuk menentukan peran, kejadian, lokasi, 
    hal nyata dan konsep penggunaan untuk database.
2. Menentukan Relasi
    langkah selanjutnya adalah menentukan relasi antar entity. Relasi apa yang terdapat 
    antara Entity A dan B, apakah entity A dan B memiliki relasi "one to one", "one to 
    many", atau "many to many".
3. Gambar ERD sementara
    Jika sudah mengetahui Entity beserta Relasinya, buat gambar ERD sementara. Entity 
    digambarkan dengan persegi, relasi digambarkan dengan garis.
4. Isi kardinalitas
    Kardinalitas menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah kejadian pada 
    entitas yang berhubungan. Contohnya antara Entitas Buku, Distributor dan Pengarang, 
    kardinalitas yang ada berupa: Satu pengarang dapat menulis banyak buku Satu buku 
    ditulis satu pengarang Banyak buku di distribusikan oleh satu distributor. Dari sini kita 
    bisa mengetahui harus memberi relasi apa.
5. Tentukan Primary Key (Kunci Utama)
     Menentukan Primary Key pada masing-masing entity. Primary Key adalah atribut pada 
     entity yang bersifat unik. Setiap entity hanya memiliki satu Primary Key saja. Contoh: 
     Entity Buku memiliki Primary Key bernama kode buku. Kode Buku ini bersifat unik.
     Tentukan pula Foreign Key (Kunci Tamu) pada masing-masing Entity. Foreign Key    
     adalah Primary Key yang ada dalam Entity yang lain. Contoh pada Entity Pengarang 
     misalnya terdapat atribut kode buku, yang mana, kode buku merupakan Primary Key   
     dari entitiy buku.
6. Gambar ERD berdasarkan Primary Key
    Menghilangkan relasi "many to many" dan memasukkan Primary dan Foreign Key pada 
    masing-masing entitas. Relasi many to many antar entity perlu dihilangkan dengan 
    cara menambah atribut baru antara 2 entity yang memiliki relasi many to many.
7. Menentukan Atribut
   Jika sudah melakukan step diatas, sekarang saatnya menentukan atribut pada masing-
   masing entitas.
8. Pemetaan Atribut
    Apabila atribut telah ditentukan, sekarang pasang atribut dengan entitas yang sesuai.
9. Gambar ERD dengan Atribut
    - Mengatur ERD seperti langkah 6 dengan menambahkan atribut dan relasi yang 
      ditemukan
    - Periksa lagi ERD. Apakah ERD sudah menggambarkan system yang akan 
      dibangun? Jika belum, check kembali dari awal.

 REA (Resource, Event, Agent)

1. Identifikasi kegiatan pertukaran ekonomi
    Pertukaran ekonomi dasar dalam siklus pendapatan melibatkan penjualan barang 
    dagangan atau pelayanan, serta serangkaian penerimaan kas sebagai pembayaran 
    dalam penjualan tersebut. Diagram REA untuk siklus pendapatan S&S dengan 
    membuat entitas kegiatan penjualan dan penerimaan kas dalam bentuk persegi 
    panjang, dan hubungan dualitas ekonomi antara mereka, dalam bentuk wajik
2. Identifikasi sumber daya ekonomi dan para pelaku yang terlibat
    Ketika kegiatan yang menjadi pusat perhatian telah ditentukan, sumber daya yang 
    dipengaruhi oleh kegiatan tersebut perlu di identifikasi. Kegiatan penjualan dapat 
    diterjemahkan menjadi pemberian persediaan kepada pelanggan. Kegiatan  
    penerimaan kas dapat diterjemahkan sebagai menerima kas dari pelanggan.
    Setelah menentukan sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan, langkah 
    selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam 
    kegiatan-kegiatan tersebut. Paling tidak selalu terdapat satu pelaku internal (pegawai) 
    dan, di sebagian besar kondisi seorang pelaku eksternal (pemasok) yang terlibat dalam  
    setiap kegiatan.
3. Analisis setiap kegiatan pertukaran ekonomi menjadi suatu kombinasi dari satu atau 
    lebih.
    Kegiatan komitmen dan kegiatan petukaran ekonomi. Langkah ketiga dalam 
    menggambar diagram REA adalah menganalisis kegiatan pertukaran ekonomi untuk 
    menetapkan apakah kegiatan tersebut dapat dipecah menjadi sebuah kombinasi dari 
    satu atau lebih kegiatan komitmen dan pertukaran. Contoh: Kegiatan penjualan dapat 
    dipergunakan untuk mewakili baik penjualan dengan pengiriman maupun yang terjadi di 
    toko. economic exchange event.
4. Tetapkan kardinalitas setiap hubungan
    Kardinalitas menunjukkan bagaimana perumpamaan dalam satu entitas dapat 
    dihubungkan ke perumpamaan tertentu dalam entitas lainnya. Kardinalitas sering 
    diungkapkan sebagai pasangan nomor di setiap entitas. Nomor pertama adalah 
    kardinalitas minimum, dan nomor kedua adalah kardinalitas maksimum. Kardinalitas 
    maksimem dari sebuah hubungan menunjukkan apakah setiap baris dalam entitas 
    dapat dihubungkan lebih dari satu baris dalam entitas lainnya on the other side of the 
    relationship. Kardinalitas maksimem dapat baik 1 atau N.


sumber:

http://rizkyherjulian.blogspot.com/2011/11/model-data-rea-resource-event-agent.html
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/pembuatan-model-data-dan-desain-database/
http://world-of-programmer.blogspot.com/2010/02/cara-membuar-erd-entity-relational.html